Belum Bisa Bahasa Inggris? Mungkin Kamu Termasuk Beberapa Golongan Ini

KAMPUNG INGGRIS – Terlepas dari begitu populernya Kampung Inggris dan banyaknya teman yang berhasil mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris, pendapat bahwa Kampung Inggris belum bisa membuat orang mahir bahasa Inggris tampaknya terlalu berlebihan dan sangat tidak mendasar.

Beberapa alasan ini mungkin bisa memberikan gambaran:

1. Mengidap Penyakit paling klise: MALES!

Setiap kesuksesan membutuhkan proses dan perjuangan. Begitu juga ketika ingin memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik. Harus mau melewati setiap tahapannya. Misalnya: Musti bisa bangun pagi untuk mengikuti kelas expression dan menghafal vocabulary seperti kebiasaan di Kampung Inggris. Kalau males bangun pagi, mana mungkin bisa mengikuti kelas tersebut (Kampung Inggris) . lalu, bagaimana mungkin bisa mahir bahasa Inggris kalau hafal vocabulary nya di Kampung Inggris hanya itu-itu saja? ngimpi, mas.

2. Ke Kampung Inggris (hanya) untuk bersantai

Suasana Kampung Inggris memang sangat bisa dinikmati. Hiruk-pikuk serta lalu-lalang para penghuni di Kampung Inggris memiliki daya tarik tersendiri. Belum lagi kesempatan untuk memiliki banyak teman dari berbagai penjuru Indonesia yang ada di Kampung Inggris, cukup sayang apabila terlewatkan. Akan tetapi, itu semua bukan alasan untuk menghabiskan waktu hanya untuk nongkrong dan bersenda gurau saja di tempat hits kampung Inggris. Kembali ke tujuan awal, Kampung Inggris adalah tempat belajar, jadi prioritaskan waktu sesuai dengan tujuan utamanya datang ke Kampung Inggris, yaitu belajar bahasa Inggris hingga mahir.

3. Menghakimi diri sendiri “Aku kan emang bukan anak pintar!”

Pernyataan ini menjadi Mental-Block atau yang lebih sering dikenal dengan hambatan yang diciptakan diri sendiri. Hal ini sangat berpengaruh pada cara belajar seseorang. Kampung Inggris sudah memberikan banyak fasilitas untuk mendukung kegiatan pembelajaran, namun dengan adanya Mental-Block, rasanya cukup susah untuk bisa menguasai bahasa Inggris dengan mudah.

4. Benci sama Bahasa Inggris

Meskipun sudah berbagai cara dicoba untuk menemukan metode yang tepat agar bisa belajar bahasa Inggris dengan nyaman dan mudah diterima. Yang namanya rasa benci, di belahan mana pun di dunia ini pasti akan membawa masalah. Kenapa tidak memilih untuk belajar mencintai supaya mendapat bahagia. Begitu juga dengan belajar bahasa Inggris (di Kampung Inggris) , kenapa tidak mencintai bahasa Inggris dengan tujuan untuk meraih cita-cita. Lagi pula, ketika cita-cita itu sudah diraih niscaya kebahagiaan juga akan dirasa. Gimana sobat Kampung Inggris, bener kan?

5. Cara belajar yang salah (Belajar = sibuk menghafal-kan teori tapi malu praktek)

Sudah mengikuti kelas di tempat kursus Kampung Inggris tapi belum juga bisa berbicara bahasa Inggris dengan lancar, padahal Kampung Inggris memiliki banyak Lembaga Kursus dengan metode penyampaian materi belajar bahasa Inggris yang sangat variatif. Lebih dari itu, intensitas praktek bahasa Inggris sangat sering dilakukan di Kampung Inggris . Coba tanyakan pada diri sendiri, kenapa bisa sampai malu praktek berbahasa Inggris (apalagi ketika berada di Kampung Inggris). Lagi pula semua teman yang belajar di Kampung Inggris pasti juga pernah melakukan kesalahan ketika berbahasa Inggris. Jangan pernah takut salah, karena berbahasa Inggris dengan lancar membutuhkan proses belajar yang panjang seperti yang terjadi di Kampung Inggris .

6. Semangat belajar yang enggak konsisten

Mahir berbahasa Inggris itu memerlukan perjuangan yang tidak sebentar, khususnya ketika belajar di Kampung Inggris . Dan disetiap waktu yang terlewati membutuhkan konsistensi yang stabil dan terus-menerus. Memang terkadang cukup melelahkan. Namun bukan alasan yang pas untuk berhenti belajar. Semangat adalah perwujudan dari niat. Jika terlalu sering mengeluh dan sering mengambil jeda pada saat belajar di Kampung Inggris. Tanyakan lagi pada diri sendiri, seberapa utuh niat untuk belajar di Kampung Inggris? 

Alasan-alasan yang ada ini bukan untuk menilai diri seseorang, melainkan untuk mengingatkan diri sendiri tentang seberapa utuh niat belajar di Kampung Inggris hingga bisa membantu setiap penghuninya meraih cita-cita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *